The Legendary Cook: Drama Militer Korea yang Mengguncang Layar Lebar London
The Legendary Cook sukses menggelar screening di London dengan antusiasme 4x lipat dari prediksi. Simak bagaimana drama militer korea ini menaklukkan pasar Eropa lewat konsep unik 'cooking show meets army life'.

The Legendary Cook Buktikan: Drama Militer Korea Bisa Diterima Pasar Eropa
The Legendary Cook sukses menggelar screening khusus di London dengan jumlah pendaftar yang mencapai empat kali lipat dari prediksi awal. Drama original Tving yang kemudian merambah Rakuten Viki, HBO Max, hingga Disney+ Japan ini berani mengangkat latar yang sangat lokal: kehidupan tentara Korea. Dan ternyata? Penonton Eropa menyukainya.
Acara yang digelar oleh Korean Cultural Centre UK bersama CJ ENM ini bukan sekadar pemutaran film biasa. Sesi tanya jawab berlangsung seru dengan pertanyaan seputar potensi ekspansi IP webtoon ke pasar global, bagaimana sentimen khas Korea bisa diterima penonton internasional, dan yang paling menarik: bagaimana budaya makan di lingkungan militer Korea bisa jadi hiburan universal. Setelah screening, ada resepsi khusus di mana penonton bisa mencicipi langsung menu-menu yang muncul di drama. Pengalaman multisensori yang sempurna.
Yang bikin kasus ini menarik? Ekspansi drama militer korea ke Eropa bukan hal baru untuk K-drama secara umum, tapi The Legendary Cook punya posisi unik. Ini bukan drama romansa, bukan saeguk, bukan thriller kriminal—tapi 'military cooking fantasy'. Genre eksperimental yang ternyata berhasil.
Drama Militer Korea: Dari Vakum Panjang ke Panggung Global
Drama militer korea sempat mengalami kekosongan panjang di industri hiburan Korea. Sejak pertengahan 2000-an, drama berlatar kehidupan barak hampir hilang total. Militer hanya jadi elemen flashback atau setting pelengkap saja. Padahal hampir semua pria Korea mengalami wajib militer—ada gap naratif besar yang tidak terisi.
Nah, drama yang dibintangi Park Ji Hoon dan Yoon Kyung Ho ini mengembalikan setting barak ke pusat cerita. Tamtama Kang Sung Jae yang menggunakan pisau dapur—bukan senjata api—untuk menyelesaikan masalah internal pasukan dan jadi 'legenda' lewat masakannya. Cerita ini mengubah ruang tertutup militer jadi arena battle memasak plus coming-of-age story. Webtoon aslinya yang penuh fantasi tetap terjaga, tapi detail realistis kehidupan militer—pengadaan bahan makanan, inspeksi sanitasi, konflik dengan atasan—dijalin dengan rapi.
Frequently Asked Questions
- The Legendary Cook bisa ditonton di platform apa?
- Di Korea, ini original Tving. Untuk penonton internasional, tersedia di Rakuten Viki, Disney+ Jepang, dan HBO Max di 17 negara Asia-Pasifik. Beberapa negara Eropa juga bisa akses lewat Rakuten Viki.
- Kenapa drama ini viral di London?
- Kombinasi latar militer Korea yang spesifik dengan tema masakan yang universal bikin segar. Screening yang diadakan Korean Cultural Centre UK dan CJ ENM kebanjiran pendaftar sampai 4x lipat prediksi. Sesi Q&A-nya juga menunjukkan ketertarikan mendalam pada masyarakat dan budaya makan Korea.
- Apa keunggulan drama adaptasi webtoon di pasar global?
- Webtoon sudah tervisualisasi, jadi memudahkan tahap produksi drama. Struktur episodik juga cocok banget dengan pola konsumsi OTT. Plus, fanbase webtoon bisa jadi buzz awal. Tapi tantangannya: menyeimbangkan kesetiaan pada original dengan kematangan naratif drama live-action.
- Apakah drama militer korea akan makin banyak diproduksi?
- Kesuksesan The Legendary Cook belum tentu jadi tanda kebangkitan genre militer. Produksinya sulit dan segmen penontonnya terbatas. Tapi kalau latar spesifik dikombinasi dengan narasi universal seperti drama ini, peluang ekspansi global tetap terbuka lebar.
