Cara Masak Kimchi Jjigae Daging Babi yang Gurih – Resep Pakai Kimchi Asam
Resep kimchi jjigae daging babi ala Korea yang mudah ditiru di rumah. Kuah merah pedas gurih pakai kimchi asam dan samgyeopsal—bikin nasi cepet habis!

Kenapa Resep Kimchi Jjigae Ini Beda dari yang Lain?
Kimchi jjigae atau sup kimchi daging babi itu makanan comfort food banget buat orang Korea. Bayangin aja: kuah merah yang asam-pedas-gurih dari kimchi asam dicampur lemak daging babi—langsung bikin semangkuk nasi ludes tanpa ampun. Masakan ini sederhana, tapi kalau tau triknya, rasanya bisa persis kayak yang dijual di resto Korea!
Di resep kali ini, gue bakal kasih panduan lengkap dari A sampai Z: mulai dari potong bahan, teknik menumis kimchi, sampai cara atur api biar kuahnya nendang. Dijamin siapa aja bisa bikin, bahkan kalau baru pertama kali masak makanan Korea.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan (untuk 2 porsi)
Bahan Utama
- Kimchi asam (mukeunji) 200g — kalau nggak ada bisa pakai kimchi biasa yang udah agak asam
- Daging babi samgyeopsal 150g — bisa juga pakai bagian moksal (bahu) kalau mau yang nggak terlalu berlemak
- Tahu putih 1/2 kotak
- Daun bawang 1/2 batang
- Cabe rawit hijau Korea (cheongyang) 1 buah (opsional, kalau suka pedes)
Bumbu & Kuah
- Air atau air cucian beras 2 gelas (400ml)
- Bubuk cabe Korea (gochugaru) 1 sdm
- Kecap asin Korea (gukganjang) 1 sdm
- Bawang putih cincang 1 sdm
- Saeujeot (udang fermentasi) 1 sdt — bisa diganti kecap ikan
- Gula pasir 1/2 sdt
Cara Membuat Kimchi Jjigae – Langkah demi Langkah
Langkah 1: Siapkan Semua Bahan
Potong kimchi asam seukuran suapan, sekitar lebar 3-4 cm biar nggak ribet makannya. Daging babi juga dipotong dengan ukuran yang sama. Tahu dipotong kotak tebal sekitar 1,5 cm. Daun bawang diiris serong, cabe rawit diiris tipis-tipis. Semua bahan sudah siap, kita lanjut ke tahap masak!
Langkah 2: Tumis Kimchi Sampai Harum
Panaskan mangkuk tanah liat (ttukbaegi) atau panci biasa tanpa minyak. Masukkan daging babi dulu, tumis pakai api sedang sampai keluar minyaknya. Setelah minyak keluar cukup banyak, masukkan kimchi yang sudah dipotong-potong tadi. Tumis bareng selama 2-3 menit sampai kimchi agak transparan dan menyerap minyak babi. Ini step penting biar rasanya nempel!
Langkah 3: Tuang Air dan Bumbu
Setelah kimchi ditumis, tuang air (atau air cucian beras kalau ada). Tambahkan bubuk cabe, bawang putih cincang, kecap asin, dan gula. Aduk rata, lalu nyalakan api besar sampai mendidih. Begitu sudah mendidih, kecilkan api jadi sedang dan biarkan mendidih selama 10-15 menit. Selama waktu ini, kimchi bakal makin empuk dan kuahnya keluar semua rasanya.
Langkah 4: Masukkan Tahu dan Sentuhan Akhir
Setelah kuah agak menyusut dan warnanya makin pekat, masukkan potongan tahu. Masak lagi sekitar 5 menit. Cicipi kuahnya, lalu tambahkan saeujeot atau kecap ikan buat nyesuaiin rasa asinnya. Terakhir, taburkan irisan daun bawang dan cabe rawit, didihkan sebentar. Kalau mau tambah wangi, teteskan beberapa tetes minyak wijen sebelum matiin api.
Tips Jitu Biar Kimchi Jjigae Makin Mantap
Kimchi Asam vs Kimchi Biasa: Kalau nggak punya kimchi asam (mukeunji), pakai kimchi biasa yang udah disimpan agak lama juga oke. Tapi kalau rasa asamnya kurang nendang, tambahin cuka 1 sdt biar balanced.
Pilih Bagian Daging yang Pas: Samgyeopsal (pork belly) paling umum dipake karena lemaknya bikin kuah gurih. Tapi kalau nggak suka yang terlalu berlemak, coba pakai moksal (pork neck) atau bagian bahu—lebih lean tapi tetep enak.
Pakai Air Cucian Beras: Ini rahasia biar kuah lebih kental dan gurih! Air cucian beras (yang pertama kali bilas) bikin tekstur kuah lebih creamy. Tapi kalau nggak ada ya air biasa juga udah cukup kok.
Atur Rasa di Akhir: Tingkat asin tiap merek kimchi beda-beda, jadi jangan langsung masukin semua garam atau saeujeot di awal. Cicipi dulu di akhir, baru tambahin kalau kurang. Bisa pakai garam biasa juga kalau nggak suka rasa fermentasi.
Pasangan Terbaik untuk Kimchi Jjigae
Yang paling classic: nasi putih hangat sepiring penuh. Tapi coba deh tambahin telur ceplok di atasnya—kuning telurnya pecah campur kuah, langsung creamy dan mild. Enak banget!
Buat side dish, cocok banget sama gim (rumput laut panggang), kkakdugi (kimchi lobak), atau acar timun. Kalau mau bikin one-pot meal yang lebih mengenyangkan, tambahin ramyeon (mie instan Korea) pas tahap akhir. Dijamin kenyang dan puas!
Cara Menyimpan dan Memanaskan Ulang
Kalau masak kebanyakan, kimchi jjigae bisa disimpan di kulkas pakai wadah tertutup rapat. Tahan 2-3 hari. Waktu mau dipanaskan, tambahin sedikit air karena kuahnya biasanya menyusut. Panaskan lagi sampai mendidih.
Fun fact: banyak orang bilang kimchi jjigae yang dipanaskan besoknya malah lebih enak karena bumbunya udah meresap sempurna ke semua bahan!
Kimchi Jjigae untuk Pecinta Kuliner Korea di Indonesia
Buat kamu yang suka nonton K-drama atau variety show Korea, pasti sering liat adegan makan kimchi jjigae pakai mangkuk tanah liat sambil makan bareng-bareng kan? Nah sekarang kamu bisa bikin sendiri di rumah pakai bahan yang banyak dijual di supermarket atau toko bahan Korea.
Kalau lagi kangen makanan Korea tapi males keluar, resep ini solusinya. Gampang, bahan nggak ribet, dan rasanya nggak kalah sama yang di resto. Selamat mencoba!
Frequently Asked Questions
- Bisa nggak bikin kimchi jjigae tanpa daging babi?
- Bisa banget! Ganti pakai tuna kalengan atau cuma pakai tahu aja juga enak kok. Kimchi jjigae tuna itu lebih ringan dan cocok buat yang lagi diet. Biar tetep gurih, tambahin sedikit minyak wijen atau perilla oil waktu menumis kimchi.
- Kimchi-nya terlalu asam, gimana ngatasinnya?
- Bilas dulu kimchi pakai air matang, atau tambahin gula 1 sdt lebih banyak buat menetralkan rasa asam. Cara lain: potong setengah bawang bombay, masukkan ke kuah—manisnya bawang bombay bakal bikin rasa asam lebih balance.
- Gimana caranya biar kuahnya lebih pedas?
- Tambahin bubuk cabe Korea (gochugaru) lebih banyak, atau masukin 2-3 buah cabe rawit hijau Korea. Kalau mau pedas plus kental, tambahin gochujang (pasta cabe Korea) setengah sendok makan. Tapi hati-hati, gochujang bikin warna kuah jadi lebih gelap, jadi sesuaikan selera ya.
- Harus pakai mangkuk tanah liat Korea (ttukbaegi) nggak sih?
- Nggak harus! Ttukbaegi emang bagus karena tahan panas lama jadi pas disajikan masih mendidih terus. Tapi pakai panci stainless, panci enamel, atau panci biasa juga rasanya sama aja kok. Yang penting cara masaknya bener.



